Selasa, 07 April 2026
Sabtu, 04 April 2026
Jumat Agung: Menemukan Makna Kasih dan Pengorbanan di Sekolah Kita
Halo sahabat.
Hari ini, umat
Kristiani di seluruh dunia memperingati Jumat Agung. Sebuah hari yang mungkin
terasa tenang dan penuh khidmat, namun menyimpan pesan yang sangat mendalam
tentang kehidupan.
Mengapa disebut
"Agung" atau dalam bahasa Inggris disebut Good Friday?
Padahal, hari ini memperingati peristiwa yang penuh penderitaan. Jawabannya
terletak pada esensi dari peristiwa itu sendiri: Kasih yang tidak mementingkan
diri sendiri.
1. Belajar dari Sebuah
Pengorbanan
Jumat Agung mengajarkan kita bahwa hal-hal besar seringkali
membutuhkan pengorbanan. Di dunia sekolah, kita bisa melihat cerminannya dalam
skala kecil:
- Guru
yang meluangkan waktu ekstra untuk membantu siswa yang kesulitan.
- Siswa
yang mau menyisihkan waktu bermainnya untuk belajar demi masa depan.
- Teman
yang mendahulukan kepentingan kelompok di atas keinginan pribadi.
2. Harapan di Tengah Kegelapan
Jumat Agung mengingatkan kita bahwa kegelapan tidak pernah
menang secara permanen. Kesedihan pada hari Jumat adalah jembatan menuju
kemenangan di hari Paskah. Ini adalah pesan penyemangat bagi kita semua yang
mungkin sedang menghadapi tantangan, baik itu ujian yang berat, masalah
pertemanan, atau rasa lelah dalam tugas dan pekerjaan sehari-hari. Selalu ada
titik terang di balik setiap perjuangan.
3. Mempererat Toleransi
Momen ini juga menjadi kesempatan bagi kita semua untuk terus merawat toleransi antar umat beragama dan menghargai teman-teman yang sedang beribadah. "Kasih terbesar bukanlah saat kita menerima, melainkan saat kita mampu memberi dan berkorban untuk kepentingan bersama."
Mari Sejenak Merenung
Di sela libur hari ini, mari
kita gunakan waktu untuk:
- Bersyukur
atas segala kebaikan yang kita terima.
- Memaafkan
kesalahan teman atau orang di sekitar kita.
- Berkomitmen
untuk menjadi pribadi yang lebih peduli di lingkungan sekolah.
Dan sebagai kalimat penutup, izinkan saya memberi pertanyaan refleksi untuk kita semua "Apa pengorbanan terkecil yang pernah kita lakukan?”
Selamat memperingati Jumat Agung
bagi seluruh teman-teman yang merayakan. Semoga kedamaian dan kasih senantiasa
menyertai langkah kita semua. (evi)
I am an English language teacher. I enjoy teaching English to children at school, English is very enjoyable.
Jumat, 03 April 2026
Ruang Tamu: Saksi Janji Guru dan Orang Tua
Hal ini merupakan kali kedua dimana guru-guru yang berpangkat guru wali melaksanakan tugas yang agak sedikit berbeda. Mengantarkan rapot tengah semester ke rumah anaknya masing-masing.
Melalui perjalanan berbeda, kami terjun menyusuri tapak-tapak kecil anak kami yang selalu menjadi arahnya melangkah setiap hari saat menjalani proses meraih mimpi.
Bertemu dengan orang tua yang setiap harinya selalu bekerja di ladang demi membiayai kehidupan anaknya dan yang paling penting membangun komitmen bahwa anaknya adalah anakku juga.
Di ruang yang berbeda, ku ceritakan sisi lain dari anaknya yang mungkin tak pernah diketahui olehnya. Membangun cerita bahwa tugas menuntun anaknya menggapai mimpi itu dimulai dari bagun pagi di rumah dan tidur malam di rumah pula.
Tak lupa di ruang tamu itu, janji untuk saling menguatkan tercipta. Setidaknya sampai anak ini melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Semoga dari ruang tamu ini, banyak harapan dan doa yang terjawab untuk masa depan generasi muda, untuk negeri Indonesia yang lebih baik.
Sehat-sehat para orang tua, biar sukses anak kita jadi kebanggaanmu.
-
Di depan ruang kelas, berdiri seorang guru muda yang penuh gairah. Ia sedang menjelaskan konsep peta dengan menggunakan Google earth . Para ...
-
PROFIL SMA NEGERI 13 KUPANG Visi Sekolah “Menjadi sekolah unggulan yang membentuk generasi berkarakter , berwawasan global, dan berpres...
-
Kolaborasi nyata untuk pendidikan yang lebih dekat, terbuka, dan bermakna.
Arsip Blog
- Agustus 2025 (12)
- September 2025 (7)
- Oktober 2025 (7)
- November 2025 (1)
- Januari 2026 (2)
- April 2026 (3)
- Mei 2026 (2)
- Juni 2026 (1)

