Hal ini merupakan kali kedua dimana guru-guru yang berpangkat guru wali melaksanakan tugas yang agak sedikit berbeda. Mengantarkan rapot tengah semester ke rumah anaknya masing-masing.
Melalui perjalanan berbeda, kami terjun menyusuri tapak-tapak kecil anak kami yang selalu menjadi arahnya melangkah setiap hari saat menjalani proses meraih mimpi.
Bertemu dengan orang tua yang setiap harinya selalu bekerja di ladang demi membiayai kehidupan anaknya dan yang paling penting membangun komitmen bahwa anaknya adalah anakku juga.
Di ruang yang berbeda, ku ceritakan sisi lain dari anaknya yang mungkin tak pernah diketahui olehnya. Membangun cerita bahwa tugas menuntun anaknya menggapai mimpi itu dimulai dari bagun pagi di rumah dan tidur malam di rumah pula.
Tak lupa di ruang tamu itu, janji untuk saling menguatkan tercipta. Setidaknya sampai anak ini melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Semoga dari ruang tamu ini, banyak harapan dan doa yang terjawab untuk masa depan generasi muda, untuk negeri Indonesia yang lebih baik.
Sehat-sehat para orang tua, biar sukses anak kita jadi kebanggaanmu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar