Guru dan tenaga kependidikan SMAN 13 Kupang mengikuti kegiatan Pendampingan Program Sekolah Siaga Kependudukan bersama BKKBN Provinsi NTT.
KUPANG (24/10/2025) –SMAN 13 Kupang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menghadapi isu-isu kependudukan dengan menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Program Sekolah Siaga Kependudukan pada Jumat, 24 Oktober 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Plt Kepala SMAN 13 Kupang, Fransiskus Xaverius Ivan Rahas,S.Pd,.M.Hum menekankan pentingnya mengatasi permasalahan kependudukan yang menjadi tantangan besar di masyarakat. Ia juga menyoroti perlunya integrasi literasi kependudukan dalam pembelajaran serta pengaktifan PIK-R sebagai langkah preventif.
Ibu Dian, perwakilan dari BKKBN Provinsi NTT, mengapresiasi inisiatif SMAN 13 Kupang dalam menjalin kemitraan untuk meningkatkan pemahaman tentang isu-isu seperti bonus demografi, stunting, dan pembangunan keluarga. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat literasi kependudukan di kalangan siswa dan tenaga pendidik.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi pemberian materi oleh tim BKKBN, yang memberikan wawasan mendalam terkait kebijakan dan implementasi Program Sekolah Siaga Kependudukan. SMAN 13 Kupang berharap program ini dapat menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya isu kependudukan.Dengan semangat kolaborasi, sekolah ini berupaya menciptakan generasi muda yang sadar, peduli, dan berperan aktif dalam menghadapi berbagai persoalan kependudukan(Maia Halle)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar